Archives Maret 2026

Universitas Hang Tuah Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Universitas Hang Tuah (UHT) menggelar buka puasa bersama yang dirangkai dengan kajian Ramadan serta santunan kepada anak yatim, Kamis (5/3/2026) di Graha Samudra Ganesha Universitas Hang Tuah.
Kegiatan tersebut dihadiri Rektor UHT Laksamana Muda (Purn) Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla., IPM., ASEAN Eng., bersama jajaran pimpinan universitas yakni Wakil Rektor I Dr. Widyastuti, drg., Sp.Perio., Wakil Rektor II Laksamana Muda (Purn) Dr. Iwan Isnurwanto, S.H., M.A.P., M.Tr.(Han)., serta Wakil Rektor III Laksamana Pertama (Purn) Dr. Toto Dwijaya Saputra, S.T., M.Si(Han)., M.Tr.Opsla.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Hang Tuah menyampaikan rasa syukur karena civitas akademika masih diberikan kesehatan sehingga dapat berkumpul dan bersilaturahmi dalam kegiatan buka puasa bersama di bulan suci Ramadan 1447 H.
Menurut Beliau, Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan ampunan, sekaligus momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal saleh serta memperkuat kepedulian sosial kepada sesama. “Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, di mana amal ibadah dilipatgandakan oleh Allah SWT. Oleh karena itu marilah kita manfaatkan momentum ini untuk memperbanyak ibadah, amal saleh, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ujar Rektor.
Beliau juga menegaskan bahwa ibadah puasa melatih kesabaran dan ketakwaan seorang muslim, sekaligus mengajarkan kepekaan sosial terhadap saudara-saudara yang kurang mampu.

Sementara itu, dalam tausiyahnya Ustadz K.H. Muhammad Ali Misbahul Munir, LC., M.Th.I, Pengasuh Pesantren Mahasiswa Ma’had Nurul Qur’an Al-Qolam Sukolilo Surabaya, menyampaikan ceramah bertema “Bahaya Tergesa-Gesa.”

a menjelaskan bahwa sikap tergesa-gesa sering membuat manusia mengambil keputusan tanpa pertimbangan yang matang. Padahal dalam ajaran Islam, ketenangan dan kesabaran merupakan sikap yang sangat dianjurkan.
Menurutnya, dalam kehidupan sehari-hari manusia sering berharap segala sesuatu terjadi dengan cepat, termasuk ketika memanjatkan doa kepada Allah SWT.
“Kadang kita merasa doa kita belum dikabulkan lalu kita menjadi tergesa-gesa dan berprasangka. Padahal Allah SWT memiliki cara terbaik dalam mengabulkan doa manusia. Ada yang langsung dikabulkan, ada yang ditunda, bahkan ada yang diganti dengan sesuatu yang lebih baik. Di situlah terdapat hikmah yang sering tidak kita pahami,” jelasnya. Ustadz juga menambahkan bahwa manusia perlu memahami bahwa setiap ketentuan Allah memiliki waktu terbaik dan mengandung hikmah bagi kehidupan.
“Allah tidak pernah tergesa-gesa dalam menentukan sesuatu. Justru dalam penundaan itu ada hikmah agar manusia belajar sabar, berserah diri, dan memahami waktu terbaik menurut Allah,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Universitas Hang Tuah juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial serta wujud berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama serta berbuka puasa yang diikuti seluruh peserta kegiatan. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat ukhuwah Islamiyah antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh civitas akademika Universitas Hang Tuah.

Universitas Hang Tuah Gelar Sosialisasi Sistem SISTER Berbasis Regulasi Baru

Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya menggelar sosialisasi Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (SISTER) yang diselaraskan dengan Permendiktisaintek Nomor 52 Tahun 2025 tentang Profesi, Karier, dan Penghasilan Dosen, di Ruang Seminar Gedung Rektorat Lantai 2 Universitas Hang Tuah, Surabaya, pada 4 Februari 2026.

Kegiatan ini menghadirkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M. sebagai narasumber utama. Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan berbagai pembaruan dalam sistem SISTER yang dirancang untuk mendukung pengelolaan karier dosen secara lebih transparan, terukur, dan berbasis kinerja.

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi singkat terkait penguatan tata kelola pendidikan tinggi serta implementasi kebijakan terbaru dari kementerian.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Rektor Universitas Hang Tuah beserta Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, dan Wakil Rektor III, para dekan beserta jajaran, serta kepala satuan kerja di lingkungan Universitas Hang Tuah.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Hang Tuah Avando Bastari mengatakan bahwa perubahan regulasi melalui Permendiktisaintek Nomor 52 Tahun 2025 merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperkuat tata kelola profesi dosen yang lebih transparan, terukur, dan berbasis kinerja.
Menurut dia, kebijakan tersebut menegaskan pentingnya sistem yang terintegrasi untuk mendukung pengembangan karier dosen, rekognisi kinerja, serta mekanisme penghasilan yang lebih adil dan akuntabel.

Pembaruan sistem SISTER ini bukan sekadar platform administrasi, tetapi merupakan instrumen strategis untuk mendukung pengelolaan karier dosen secara sistematis dan berkelanjutan, meningkatkan akurasi data tridarma perguruan tinggi, serta memastikan keterkaitan antara kinerja, jenjang jabatan akademik, dan penghasilan dosen,” kata Avando.
Rektor kemudian membuka secara resmi kegiatan sosialisasi tersebut dengan pemukulan palu sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan.
Sementara itu, dalam paparannya, Dyah Sawitri menjelaskan bahwa sistem baru SISTER dirancang untuk memperkuat integrasi data dosen secara nasional sekaligus mendukung pengembangan karier dosen secara lebih terukur dan akuntabel sesuai dengan regulasi terbaru.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh pimpinan dan pengelola di lingkungan Universitas Hang Tuah dapat memahami perubahan sistem dan regulasi tersebut sehingga implementasinya dapat berjalan optimal serta mendukung peningkatan profesionalisme dosen dan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Translate »